Kemasan lentur pangan: tinta mengkerut jadi butir, setel apa dulu

Di kemasan lentur pangan, kalau tinta mengkerut jadi butir, periksa tegangan permukaan dan viskositas dulu. Jangan menambah tekanan untuk memaksanya rata. Ubah hanya tempat ini, lalu lihat lagi di tempat yang sama.

Tinta mengkerut pada kemasan lentur pangan

Di kemasan lentur pangan, kalau tinta mengkerut jadi butir, periksa tegangan permukaan dan viskositas dulu. Jangan menambah tekanan untuk memaksanya rata. Ubah hanya tempat ini, lalu lihat lagi di tempat yang sama.

Tinta mengkerut pada kemasan lentur pangan

Gerakkan satu tempat dulu

Butiran merusak solid atau huruf, hentikan. Pada kemasan lentur pangan, jika sudah mengenai daftar bahan, alergen, atau barcode, berhenti dulu baru setel. Jangan mencoba sambil jalan. Lubang jarum adalah lubang kecil yang menampakkan bahan. Mengkerut adalah tinta yang berkumpul sendiri jadi titik.

Urutan

Lakukan dulu Jangan dulu Alasan
Periksa tegangan permukaan dan viskositas dulu. Jangan menambah tekanan untuk memaksanya rata. Mengubah tinta, tekanan, dan kecepatan sekaligus Mengubah tiga hal sekaligus, tidak tahu mana yang bekerja
Sudah jatuh di daftar bahan, alergen, atau barcode Mencoba sambil produksi jalan Afkir terus berjalan
Catat lot bahan dan viskositas. Hanya bilang sudah disetel Shift berikut tidak bisa meneruskan

Setelah selesai, tinggalkan ini

  1. Periksa tegangan permukaan dan viskositas dulu. Jangan menambah tekanan untuk memaksanya rata.
  2. Di tempat yang sama, pastikan tinta mengkerut berkurang atau tidak.
  3. Catat lot bahan dan viskositas.

Bacaan terkait

Written by

Editorial Team

Print quality & inspection specialists

We write about print quality inspection from the production floor: defects we have seen, standards we work against and equipment we have evaluated.

Related articles